Oleh: Salma Ibrahim
Sekolah
telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita sebagai manusia.
Semacam memiliki ketidaksadaran kolektif –meminjam istilah Jung-, setiap
kita pada umumnya melewati tahapan sekolah begitu saja, merasa bahwa tahapan
tersebut memang sudah seharusnya dilalui tanpa harus mempertanyakan kembali
alasannya. Saya termasuk orang yang juga mengalami hal tersebut. Sejak usia 4
tahun, saya telah disekolahkan di TK. Selanjutnya secara berjenjang saya masuk
SD, SMP, SMA, hingga kini ada di bangku kuliah. Tak pernah sekalipun saya
mempertanyakan, apalagi menolak untuk bersekolah. Saya berfikir bahwa setiap
orang memang harus sekolah, karena hanya orang bodohlah yang tidak sekolah. Dan
orang menjadi bodoh karena tidak sekolah. Padahal, apakah benar seperti itu?



